Penerapan Instalasi Wetland Sebagai PengolahLimbah Cair Rumah Tangga
DOI:
https://doi.org/10.51135/baktivol2iss1pp43-52Keywords:
Wetland, Limbah cair, PengolahanAbstract
Penduduk di Desa WKO Tobelo Tengah menggunakan air tanah dan penyedia air yakni Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk kebutuhan hidup. Sebagian warga di Desa WKO membuang air yang telah dipakai (limbah cair) di halaman rumah, dan sebagian langsung ke sanitasi mengakibatkan terkontaminasinya air tanah. Hal ini merupakan masalah yang serius, karena berdampak negatif bagi kesehatan warga di Desa WKO dan lingkungannya. Maka fokus program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ialah mengolah limbah cair yang berasal dari pemukiman warga. Metode yang diusung yakni pemecahan masalah, dan untuk penanganan buangan cahar perumahan mengaplikasikan wetland buatan. Penerapan wetland buatan dalam mengolah buangan cahar perumahan terbukti mampu mengolah buangan cahar perumahan melalui perubahan bau dan kekeruhan limbah. Menyikapi hasil kegiatan ini, maka wetland buatan merupakan salah satu solusi dalam memerangi masalah limbah cair yang berasal dari pemukiman warga. Selain itu, wetland buatan dapat diterapkan untuk setiap pemukiman warga di Desa WKO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mario Nikolaus Dalengkade, Rikvandro Brian Kalumata, Rukia Loklomin, Winda Yuspina Timbangnusa, Surani Melti Meike Amihi, Vena Meliske Massa, Ansi Levara, Elvira Anggreina Raraga, Doddi Fandris Boriki, Siane Dumendehe, Febri Anjeli Rohaten, Nergis Kay, Jansen Douglas Puren, Recky Cristhianto Anderson Foro (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







